Tampilkan postingan dengan label Blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blog. Tampilkan semua postingan
Portal Umroh - Seputar Denda atau Dam saat Umroh
Portal Umroh - Seputar Denda atau Dam saat Umroh


Terdapat beberapa Rukun Wajib yang apabila dilanggar karena Disengaja / Tidak Disengaja, Tidak Tahu, Lupa, Sakit, atau Berhalangan namun masih dapat diganti dengan Dam / Denda, Hal ini diberlakukan agar Ibadah Umroh tetap Syah dan Diterima disisi Allah Ta'ala.

Berikut berbagai Pelanggaran terhadap Rukun Wajib Umroh yang dapat diganti dengan Dam dan Denda,

Bentuk Pelanggaran Umroh

Tidak Mengenakan Ihram dengan Baik.
Memakai Tambahan Busana atau Aksesoris yang Dijahit.
Memakai Sarung Tangan, dan Penutup Wajah.
Menanggalkan Bulu, Rambut, dan Kuku sebelum Tahallul.
Melanggar atau Melewati Rangkaian Hukum, Syarat, dan Rukun Wajib Umroh.
Akad Nikah saat Mengenakan Ihram dan belum menyelesaikan Rukun Wajib Umroh.
Bersetubuh saat masih menjalankan Rukun Wajib Umroh.
Bersetubuh sebelum melakukan Tahallul (Mencukur Minimal 3 Helai Rambut).
Berburu atau Membunuh Binatang (Selain Binatang Beracun dan Hewan Buas).

Jenis Denda

1. Berpuasa, Melakukan Puasa.
2. Sedekah, Memberi Beras, Makan, Membayar Uang.
3. Dam / Fidyah, Menyembelih atau Membayar Nominal Hewan Kurban.

Cara Membayar Denda

Berikut adalah hukuman sesuai dengan pelanggaran Jama'ah Umroh,

1. Berpuasa, Di Kota Suci Mekkah,
Melakukan Puasa 3 Hari di Kota Suci Mekkah.

2. Sedekah, Kepada 6 Orang Fakir Miskin di Kota Suci Mekkah,
Memberi 1.5 Kg Beras / Uang Senilai 5 Riyal.
Makanan yang disenangi atau dikehendaki Fakir Miskin.

3. Dam / Fidyah, Membeli, dan Menyembelih, atau Membayar di Kota Suci Mekkah,
Membayar melalui Bank senilai harga Kurban.
Membeli dan Menyembelih di Pasar Kakiyah (30 Kilometer dari Kota Mekkah).


   



    Portal Umroh - Hal yang Membatalkan Ibadah Umroh
    Portal Umroh - Hal yang Membatalkan Ibadah Umroh


    Beberapa hal yang menyebabkan Ibadah Umroh menjadi Tidak Syah / Batal adalah sebagai berikut,

    Salah Berniat saat Umroh

    Berniat Umroh untuk Bulan Madu.
    Berniat Umroh untuk Hajat dan Tujuan Duniawi.
    Berniat Umroh dengan selain mencari Ridho dan Ampunan Allah Ta'ala.

    Tidak Mengikuti Perintah Ihram Umroh

    Tidak Mengenakan Ihram dengan Baik.
    Memakai Sarung Tangan, dan Penutup Wajah.
    Memakai Tambahan Busana atau Aksesoris yang Dijahit.


    Tidak Tertib Umroh

    Meninggalkan Ibadah Wajib Shalat
    Memakai Wewangian, Minyak, dan Kosmetik.
    Bersenang - Senang, Sedikit Berdoa, dan Merenung.
    Menanggalkan Bulu / Rambut, dan Kuku sebelum Tahallul.
    Menjalankan dengan Tidak Tertib, Disiplin, dan dengan Kerendahan Hati.
    Melanggar atau Melewati Rangkaian Hukum, Syarat, dan Rukun Wajib Umroh.

    Tidak Menjaga Lisan saat Umroh

    Berkata Kasar.
    Banyak Bercanda, Bergurau, dan Membicarakan Hal Duniawi
    Membicarakan Kejelekan Orang Lain / Ghibah dengan Hasud, dan Dengki.

    Bersenggama / Bersetubuh saat Umroh

    Bersetubuh saat masih menjalankan Rukun Wajib Umroh.
    Bersetubuh sebelum melakukan Tahallul (Mencukur Minimal 3 Helai Rambut).





    Portal Umroh - Arti, Hukum, Syarat, dan Rukun Wajib Umroh
    Portal Umroh - Arti, Hukum, Syarat, dan Rukun Wajib Umroh


    Arti Kata UmrohUmrah atau yang lebih dikenal dengan Umroh (Arab: عمرة‎) adalah istilah yang berarti Berkunjung atau Mendatangi.


    Hukum Umroh

    Hukum Umroh menurut Madzhab Maliki dan Mayoritas Madzhab Hanafi menyatakan bahwa Hukum Umroh adalah Sunah Mu`akkadah (Sangat dianjurkan sekali seumur hidup).

    Menurut Sebagian Madzhab Hanafi Hukum Umroh adalah Wajib, sekali seumur hidup.

    Menurut  Madzhab Syafi’i dan Madzhab Hanbali, Hukum Umroh adalah Wajib, sekali seumur hidup.

    Namun Menurut Imam Ahmad bin Hanbal menegaskan bahwa Umroh Tidak Wajib bagi Penduduk Kota Makkah karena rukun umrah yang paling dominan adalah thawaf, sedang mereka terbiasa melakukannya.


    Syarat Wajib Umroh

    Syarat Wajib untuk mengerjakan Umroh sama dengan Syarat Wajib untuk mengerjakan Haji yaitu,

    Beragama Islam
    Baligh / Dewasa, dan Berakal / Waras.
    Merdeka.
    Memiliki Kemampuan Materi dan Rohani.
    Memiliki Mahram (Khusus Wanita).


    Rukun Wajib Umroh

    Rukun Wajib yang harus dilakukan saat melaksanakan Ibadah Umroh, adalah sebagai berikut,

    Niat Mencari Ridho Allah.
    Mengenakan Pakaian Ihram.
    Thawaf, Mengelilingi Ka'bah 7 (Tujuh) kali.
    Sa'i, Berjalan Cepat / Berlari Kecil 7 (Tujuh) kali memutar dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah.
    Tahallul, Mencukur minimal 3 helai rambut.